One Man One Country: Solo Traveling Farahdini Untarni ke Hong Kong Selama 5 Hari

December 13, 2019

One Man One Country: Solo Traveling Farahdini Untarni ke Hong Kong Selama 5 Hari

Program One Man One Country PT AVO Innovation Technology terus berjalan hingga akhir tahun ini. Awal bulan November kemarin, Farahdini Untarni, Graphic Designer of Lacoco berkesempatan mengunjungi Hong Kong. Bagaimana perjalanan Dini di Hongkong yang saat itu tidak ramah untuk berlibur? Baca cerita lengkapnya di bawah ini ya.

Bagaimana perasaanmu bisa berkunjung ke Hong Kong?

Saat tahu dapat kesempatan bisa ke Hongkong, aku senang banget. Aku gak nyangka bisa dapat kesempatan ke sana, apalagi di sana ada Disneyland yang menjadi salah satu destinasi impianku.

Ada persiapan khusus sebelum berangkat ke Hong Kong?

Karena saat aku berkunjung Hong Kong sedang ada konflik dan tidak cocok untuk liburan aku mencari banyak info lebih dulu. Aku mencari tahu lokasi mana yang biasanya digunakan untuk unjuk rasa dan menyimpan nomor KJRI untuk berjaga-jaga. Aku juga berusaha untuk jarang menggunakan angkutan umum yang dirasa berbahaya.

Selain itu, aku sudah memesan tiket Disneyland Hong Kong dan perjalanan ke Macau. Kedua tempat itu adalah tujuan utamaku, jadi aku sudah mempersiapkan semuanya sebelum berangkat ke Hong Kong. Aku juga membeli sim card untuk digunakan selama berkeliling Hongkong.

Bagaimana perasaanmu saat pertama kali sampai di Hong Kong?

Awalnya aku agak takut tapi juga seneng banget karena bisa sampai ke Hongkong. Aku takut karena waktu sampai Hongkong, negara itu lagi bermasalah dengan pendemo. Jadi, aku sedikit was-was untuk berjalan ke manapun.

Hal menarik apa saja sih yang kamu temui di Hong Kong?

Banyak banget hal menarik yang aku temui di sana. Transportasi umumnya sangat bersahabat, aku naik MRT dan keretanya bagus nyaman banget untuk digunakan. Selain itu, toilet di sana juga canggih banget. Jadi, kita tidak perlu pencet flush karena sudah otomatis. Semua klosetnya otomatis terdeteksi sama laser jadi ketika kita berdiri kloset otomatis flush sendiri.

Selain itu, Disneyland Hong Kong juga sangat menarik dan asyik untuk dijelajahi. Aku bermain seharian di sana karena aku beli tiket terusan yang bisa naik semua wahana. Karena Hong Kong sedang ada konflik, hal ini menjadi keuntungan buatku. Disneyland sepi banget jadi aku bisa mencoba semua wahana di sana. Aku juga mengunjungi Macau yang biasanya hanya aku lihat di internet atau televisi, kali ini aku berkunjung langsung di sana. Rasanya senang banget bisa berkeliling Macau yang sangat indah itu. Menjadi pengalaman tak terlupakan untukku.

Kesulitan apa saja yang kamu alami di sana?

Kesulitan utama yang aku rasakan adalah komunikasi. Aku sudah berusaha selalu berbicara bahasa inggris tetapi hanya sedikit orang yang bisa berbahasa inggris. Akibatnya, beberapa kali pakai bahasa tubuh, translate via HP dan kalau menunjukkan jumlah uang menggunakan kalkulator.

Selain itu, aku kan takut untuk bertanya sama orang tidak dikenal. Hal ini membuat masalah besar untukku saat ingin kembali ke Hong Kong dari Macau. Aku hanya terpaku untuk mengikuti Map di hp dan petunjuk jalur di peta stasiun MRT. Ternyata, ada beberapa stasiun yang ditutup dan aku jadi tersesat tidak tahu arah. Beruntungnya, ada orang Indonesia yang membantuku karena saat itu aku sudah takut dan hampir menangis.

Hal berharga apa saja yang kamu dapatkan dari perjalanan di Hong Kong kemarin?

Traveling sendirian ke Hong Kong adalah pengalaman berharga untukku. Aku harus cepat dalam mengambil keputusan dan tidak plin plan. Contohnya saat ingin menaiki bus, aku selalu ragu jalur yang ini benar atau tidak sampai satu jam aku menunggu bus ternyata bus yang selalu lewat itu juga bisa sampai ke tujuan.

Selain itu, aku menjadi lebih mengenal diriku sendiri selama perjalanan di Hong Kong kemarin. Aku menyadari kalau aku kurang percaya diri, makanya aku takut setiap ingin berkomunikasi atau bertanya pada orang yang belum dikenal. Mulai sekarang aku akan menjadi pribadi yang lebih percaya diri dan tidak malu untuk bertanya.